Kamis, 15 Desember 2011

LUKISAN YANG RUSAK

Peristiwa atau masalah seberat apapun tidaklah terlalu penting, yang penting adalah bagaimana respon kita terhadap masalah itu.
===================================================

Di Eropa ada seorang pelukis terkenal sedang menyelesaikan lukisannya. Lukisan ini adalah lukisan yang sangat bagus dan akan diperlihatkan pada saat pernikahan Seorang Raja terkenal. Sang pelukis sangat senang ketika menyelesaikan lukisannya dan memandangi lukisannya yang berukuran 2x8m dan sambil memandanginya pelukis tersebut tanpa disadari telah berjalan mundur. Dan ketika berjalan mundur pelukis tersebut tidak melihat ke belakang. Dia terus berjalan mundur hingga di belakangnya adalah ujung dari gedung tersebut yang tinggi sekali dan tinggal satu langkah lagi dia akan mengakhiri hidupnya.


Salah seorang melihat pelukis tersebut dan hendak berteriak untuk memperingatkan pelukis tersebut tapi tidak jadi karena dia berpikir mungkin ketika mendengar teriakannya, pelukis itu akan kaget dan malah jatuh ke belakang. Kemudian orang tersebut mengambil kuas dan cat yang berada di depan lukisan tersebut lalu mencoret-coret lukisan tersebut sampai rusak. Pelukis tersebut sangatlah marah dan maju hendak memukul orang tersebut. Tetapi beberapa orang yang ada di situ menghadang dan
memperlihatkan posisi pelukis tadi yang nyaris jatuh.


Rabu, 14 Desember 2011

DASAR ALKITABIAH SYAHADAT PANJANG

Syahadat Nicea-Konstantinopelatau yang lebih dikenal sebagai Syahadat Panjang dapat ditemukan dalam Buku Puji Syukur No.2. Selengkapnya berbunyi :

Aku percaya akan satu Allah,
Bapa yang mahakuasa,
pencipta langit dan bumi,
dan segala sesuatu yang kelihatan
dan tak kelihatan;

dan akan satu Tuhan Yesus Kristus,
Putra Allah yang tunggal.
Ia lahir dari Bapa sebelum segala abad,
Allah dari Allah,
Terang dari Terang,
Allah benar dari Allah benar.
Ia dilahirkan, bukan dijadikan,
sehakikat dengan Bapa;
segala sesuatu dijadikan oleh-Nya.
Ia turun dari surga untuk kita manusia
dan untuk keselamatan kita.
Ia dikandung dari Roh Kudus,
Dilahirkan oleh Perawan Maria, dan menjadi manusia.
Ia pun disalibkan untuk kita, waktu Pontius Pilatus;
Ia menderita sampai wafat dan dimakamkan.
Pada hari ketiga Ia bangkit menurut Kitab Suci.
Ia naik ke surga, duduk di sisi Bapa.
Ia akan kembali dengan mulia,
mengadili orang yang hidup dan yang mati;
kerajaan-Nya takkan berakhir.

Aku percaya akan Roh Kudus,
Ia Tuhan yang menghidupkan;
Ia berasal dari Bapa dan Putra,
yang serta Bapa dan Putra,
disembah dan dimuliakan;
Ia bersabda dengan perantaraan para nabi.
aku percaya akan Gereja
yang satu, kudus, katolik dan apostolik.
aku mengakui satu pembaptisan
akan penghapusan dosa.
aku menantikan kebangkitan orang mati
dan hidup di akhirat.
amin.

Berikut adalah dasar alkitab Syahadat Nicea Konstantinopel :

Selasa, 13 Desember 2011

Saran Nyanyian Liturgi Tahun 2012 (Tahun B)

27 November 2011: MINGGU ADVEN I
Bacaan: Yes. 63:16b-17; 64:1,3b-8; Mzm. 80:2ac,3b,15-16,18-19; 1 Kor. 1:3-9; Mrk,13:33-37
Saran Nyanyian: PS 437, 438, 441, 443, 445, 718, 720, 865, 951

4 Desember 2011: MINGGU ADVEN II
Bacaan: Yes. 40:1-5,9-11; Mzm. 85:9ab-10,11-12,13-14; 2 Ptr. 3:8-14; Mrk. 1:1-8
Saran Nyanyian: PS 439, 443, 444, 445, 449, 598, 718, 815, 962

11 Desember 2011: MINGGU ADVEN III
Bacaan: Yes. 61:1-2a,10-11; Luk. 1:46-48,49-50,53-54; 1 Tes. 5:16-24; Yoh. 1:6-8,19-28
Saran Nyanyian: PS 326, 440, 448, 449, 674, 720, 840, 960

18 Desember 2011: MINGGU ADVEN IV
Bacaan: 2Sam. 7:1-5,8b-12,14a,16; Mzm. 89:2-3,4-5,27,29; Rm. 16:25-27; Luk. 1:26-38
Saran Nyanyian: PS 440, 445, 448, 449, 450, 549, 720, 721, 868, 955

25 Desember 2011: MINGGU, MALAM NATAL
Bacaan: Yes. 9:1-9; Mzm. 96:1-2a,2b-3,11-12,13; Tit. 2:11-14; Luk. 2:1-14
Saran Nyanyian: PS 451, 452, 453, 454, 455, 456, 459, 806, 953

HARI RAYA NATAL (Siang)
Bacaan: Yes. 52:7-10; Mzm. 98:1,2-3ab,3cd-4,5-6; Ibr. 1:1-6; Yoh. 1:1-18
Saran Nyanyian: PS 460, 461, 462, 463, 465, 466, 476, 806, 953

30 Desember 2011: JUMAT, PESTA KELUARGA KUDUS: YESUS, MARIA, YUSUF
Bacaan: Kej. 15:1-6; 21:1-3; Mzm. 105:1b-2,3-4,5-6,8-9; R:7a,8a; Ibr. 11:8,11-12,17-19; Luk. 2:22-40
Saran Nyanyian: PS 463, 464, 465, 466, 467, 608, 613, 614, 845, 962

1 Januari 2012: MINGGU, HARI RAYA S,P, MARIA BUNDA ALLAH
Bacaan: Bil. 6:22-27; Mzm. 67:2-3,5,6,8; Ul:2a; Gal. 4:4-7; Luk. 2:16-21
Saran Nyanyian: PS 454, 455, 466, 475, 476, 477, 633, 809, 990,

8 Januari 2012: MINGGU, HARI RAYA PENAMPAKAN TUHAN
Bacaan: Yes. 60:1-6; Mzm. 72:1-2,7-8,10-11,12-13; Ul:11; Ef. 3:2-3a,5-6; Mat. 2:1-12
Saran Nyanyian: PS 455, 472, 473, 475, 494, 549, 807, 951,

9 Januari 2012: SENIN, Pesta Pembaptisan Tuhan
Bacaan: Yes. 55:1-11; Yes. 12:2-3,4bcd,5-6; Ul:3; 1Yoh. 5:1-9; Mrk. 1:7-11
Saran Nyanyian : PS 424, 425, 475, 586 (bait 3-4), 591, 594, 864, 991,

Minggu, 11 Desember 2011

MENGHAYATI NATAL DALAM 3 MISA NATAL

Saat ini Natal telah banyak terkontaminasi dengan hal-hal sampingan yang sebenarnya jauh dari nilai-nilai Natal yang sebenarnya. Sesungguhnya tidak ada hal yang lebih berharga dalam merayakan kelahiran Sang Juru Selamat kita Yesus Kristus selain dengan menghayatinya dalam rangkaian Perayaan Ekaristi Natal. Dalam liturgi resmi Gereja Katolik rangkaian Perayaan Natal dirayakan dengan tiga kali Misa Natal:
  • Misa tengah malam, 
  • Misa subuh dan 
  • Misa siang.
Misa tengah malam, yang juga disebut “misa para malaekat” menandai dimulainya Hari Natal. Dalam misa ini diingat peran para malaekat dengan “gloria in excelsis Deo”. Penyelenggaraannya pada tengah malam sudah menjadi tradisi atau kebiasaan lama di dalam Gereja dan penuh makna. Pertama-tama, hal ini berkaitan dengan keyakinan tradisional bahwa Kristus lahir pada tengah malam. Kedua, dari kegelapan material di sekitar kita, kita diingatkan akan kegelapan rohani yang hanya dapat dihalau oleh Kristus, Sang Terang Sejati.

Misa malam natal ini pada mulanya dirayakan di oratorium praesepis di Gereja St Maria Agung (Maria Maggiore) di Roma, suatu gereja yang secara langsung dihubungkan dengan basilik di Betlehem. Di grotto di bawah altar utamanya terdapat sepotong kayu, yang disimpan rapih di dalam kotak kaca dan yang diyakini berasal dari palungan asli di mana Yesus lahir.

Perayaan misa tengah malam ini dirayakan atas cara berbeda sesuai kebiasaan setiap negara. Misalnya, di Perancis setelah misa ini keluarga berkumpul untuk “reveillon”, makan malam bersama dengan hidangan-hidangan tradisional. Ada keluarga-keluarga yang meletakkan patung Kanak-kanak Yesus di kandang sepulang dari misa dan sering kepala keluarga membacakan Injil di depan kandang atau di meja makan.

Sabtu, 10 Desember 2011

Menjadi Pribadi yang Luar Biasa

~Ketika kerjamu tidak dihargai
» maka saat itu kau sedang belajar tentang: » Κ E Τ U L U Ș A N «

~Ketika usahamu dinilai tidak penting
» maka saat itu kau sedang belajar tentang: » Κ E I Κ Н L A Ș A N «

~Ketika hatimu terluka sangat dalam,
» maka saat itu kau sedang belajar tentang: » М E М A A F Κ A N «

~Ketika kau harus " Lelah & kecewa "
» maka saat itu kau sedang belajar tentang: » Κ E Ș U И G G U Н A N «

~Ketika kau merasa "sepi & sendiri "
» maka saat itu kau sedang belajar tentang: » Κ E Τ A И G G U Н A N «

~Ketika kau harus "membayar biaya
yang sebenarnya tidak perlu kau tanggung"
» maka saat itu kau sedang belajar tentang: » KEMURAH-HATIAN «

Jumat, 09 Desember 2011

SAAT MEMBERI SAAT MENERIMA

Saat engkau meneguhkan hati sahabatmu yang berada dalam ketakutan, sebenarnya engkau pun sedang menerima ketakutannya. Saat ketakutannya engkau terima, saat itulah juga, engkau mengganti ketakutannya dengan keberanianmu.

Saat isterimu mengandung anakmu, isterimu memberi makan janin itu lewat tali pusar dalam rahimnya; selama dalam kandungannya itulah, sebagai suami isteri, kalian sebenarnya menerima seorang manusia yang sudah pasrah total untuk diperlakukan apapun juga: mau serius dicintai, dirawat ataupun tidak! Itulah caranya seorang bayi dalam kandungan ibunya mencintai ibu dan ayahnya, bukan dengan memberi tapi menerima apapun perlakuan orang tuanya.

Saat engkau memberikan uang belanja kepada isterimu, saat itu jugalah engkau sebenarnya menerima kerendahan hati isterimu untuk diberi nafkah hidup.

Saat engkau merawat suami, isteri dan anak-anakmu yang sedang sakit, saat itulah juga engkau belajar menerima keterbatasan kesehatan mereka, sehingga engkaupun belajar kerepotan agar hidup tetap berlangsung.

Saat engkau marah kepada anak-anakmu, saat itu juga engkau menerima telinga anak-anakmu untuk mendengarkan kata-katamu dengan penuh kesabaran, walaupun menyakitkan sekalipun.

Saat engkau marah kepada pasangan hidupmu, dan karena itu dia diam, saat itu jugalah engkau menerima kesediaannya menerima kata-kata kasar, mungkin pedas, dan menyakitkan, sampai pasanganmu tidak sanggup untuk membalasnya.

PERSEPULUHAN MENURUT GEREJA KATOLIK

Kita sering mendengar mengenai persepuluhan yang dipraktekkan oleh beberapa Gereja. Sementara Gereja Katolik sendiri tidak mewajibkan persepuluhan kepada umatnya. Sebenarnya apakah yang dimaksud dengan persembahan persepuluhan dan bagaimana itu dilaksanakan umat Perjanjian Lama. Mengapa orang Kristen tidak wajib lagi melakukannya? Lalu darimanakah Gereja bisa mendapatkan dana untuk kelangsungan karya pelayanannya?

Makna Persepuluhan

Praktek persepuluhan sebenarnya tidak hanya dilakukan oleh orang Israel. Bangsa-bangsa Mesopotamia kuno juga mempraktekkan hukum persepuluhan untuk dipersembahkan kepada raja atau dewa-dewi mereka. Agaknya Abraham yang berasal dari tanah Ur-Kasdim cukup familiar dengan kebiasaan ini sehingga saat menang perang dia mempersembahkan 10% dari hasil jarahannya kepada Melkisedek, imam-raja Salem, yang menjadi sekutunya (Kej 14:20). Angka 10 di sini adalah lambang dari totalitas atau kepenuhan dalam sistem numerik mereka. Maka bila mempersembahkan 10%, hal ini bermakna mempersembahkan keseluruhannya.

Sementara persembahan persepuluhan dalam Perjanjian Lama bermakna untuk mengingatkan bangsa Israel bahwa segala harta yang mereka peroleh itu berasal dari Tuhan sendiri (bdk. Ul 12:10-11). Dengan mempersembahkannya, mereka hendak mengucap syukur atas semua anugerah itu.

Praktek Persepuluhan dalam Taurat

Dalam bangsa Israel persepuluhan dimaksudkan agar kaum Lewi (Bil 18:21) dan para imam (Bil 18:26-28) yang tidak mendapat jatah tanah, bisa tetap hidup. Yang harus dipersembahkan adalah sepersepuluh dari hasil bumi dan ternak (Im 27:30.32). Dimana mesti dimakan dan siapa saja yang boleh menikmati persembahan persepuluhan ini?

Ternyata ada praktek yang berbeda:
Pada tahun pertama dan kedua, persembahan persepuluhan itu dibawa ke tempat ibadah – yang menikmati adalah si pembawa persembahan, anak laki-laki dan perempuannya, hamba laki dan perempuannya, dan kaum Lewi yang di tempatnya (Ul 14:22-28). Jadi, tidak hanya kaum Lewi, melainkan keluarga si pembawa persembahan juga. Pada tahun ketiga persembahan persepuluhan itu tidak dibawa ke tempat ibadah, tetapi hanya diletakkan di pintu gerbang kota masing-masing dengan maksud agar orang Lewi, orang asing, anak yatim dan janda bisa menikmatinya (Ul 14:28-29). Jadi, pada tahun ketiga ini juga terdapat dimensi sosial untuk mereka yang kurang beruntung.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...