Rabu, 02 Juni 2010

TEMA XVI : KENAIKAN TUHAN YESUS

Pertemuan 16 Katekese Lansia:
TEMA XVI: KENAIKAN TUHAN

Referensi biblis :
Kis 1:6-11 : Kenaikan Yesus ; Yoh 14:1-14 : Rumah Bapa

Pokok-pokok iman dan refleksi:
 Setelah Yesus bangkit, Dia menampakan diriNya kepada beberapa murid (para wanita, Thomas, Petrus dan para murid lainnya di danau Tiberias, dll) dan yang menjadi ciri khas penampakan Yesus itu adalah :

 Yesus menyatakan kepada para murid untuk tidak takut, sebab Yesus selalu menyertai mereka.

 Yesus menunjukkan kepada para muridNya bahwa Ia sungguh hidup dan menghendaki agar para muridnya tetap percaya kepada Nya.

 Yesus memberi pesan kepada murid untuk meneruskan karya keselamatan di dunia dengan mewartakan injil ke seluruh dunia dan dengan itu pula Ia mempercayakan tugas perutusan DiriNya di dunia kepada para muridnya.

 Kenaikan Yesus secara manusiawi adalah sebuah perpisahan buat murid-murid Yesus. Meskipun murid-murid sedih ketika Yesus di salib, tetapi mereka kembali lagi bersuka-cita karena kebangkitan Yesus, karena mereka dapat berjumpa kembali dengan Yesus. Tetapi setelah empat puluh hari bertemu Tuhan Yesus yang telah bangkit, kembali mereka harus berpisah, yaitu sewaktu kenaikan-Nya ke surga. Bahkan Lukas mencatat Luk25:52, “mereka sujud menyembah Dia lalu pulang ke Yerusalem dengan sangat bersukacita.” Aneh!! Mengapa mereka bersukacita? Dalam Mrk 16:9 dikatakan “Sesudah Tuhan Yesus berbicara kepada mereka, terangkatlah Ia ke surga, lalu duduk di sebelah kanan Allah”. Kata “duduk di sebelah kanan”, menunjukkan Yesus memiliki KUASA atas segala sesuatu, itulah yang membuat murid-murid bersukacita dan tidak takut lagi, karena mereka tahu dengan pasti siapa yang percayai yaitu Yesus yang penuh kuasa yang selalu menyertai setiap waktu. Apakah kita sudah percaya kepada Yesus dengan sepenuh hati?


 Mengapa Yesus harus naik ke surga?

1. Untuk menyediakan tempat bagi kita di surga (Yoh 14:1-14)

“Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu” (Yoh 14:2). Pintu surga selama ini tertutup oleh Adam & Hawa karena dosa yang mereka lakukan. Sesudah wafat dan kebangkitan Yesus, dia harus kembali kepada BapaNya di surga yang mengutus dia dan karena kebaikan Bapa, Ia pun menyediakan tempat diSURGA bagi orang-orang yang percaya & mengikuti- Nya.

2. Agar Roh Kudus dicurahkan untuk kita.

Kenaikan Yesus ke surga di artikan bahwa Yesus yang telah bangkit mulia telah di tinggikan agar bersama dengan Bapa dalam kemuliaan abadi di surga. Yesus sudah tidak ada lagi bersama para murid seperti dulu. Sebagai gantinya Yesus tetap hadir menyertai para muridNya dengan mengirim RohNya sendiri yaitu Roh Kudus seperti yang pernah dijanjikan Allah kepada mereka “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran” (Yoh 14:16-17). Roh yang dijanjikan adalah Roh Kudus yang tidak lain adalah Roh Allah = Roh Yesus sendiri.

 Allah mau mengajarkan kepada para murid-Nya (kita) agar tidak lagi terpaku pada kehadiran Yesus secara fisik. Ia akan tetap bersama mereka secara rohani melalui Roh Kudus-Nya. Di sini Yesus menekankan pentingnya IMAN: “Berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya.” (Yoh 20:29). Yesus menegaskan pentingnya iman, dan bukan pada kejadian-kejadian yang mengagumkan atau mujizat, melainkan secara lebih sederhana namun mendalam yaitu iman dalam hati, yang mampu mengubah cara berpikir dan bertindak dalam hidup sehari-hari. Itulah hidup yang berasal dari iman. Santo paulus menegaskan tentang hal ini : “Inilah kebenaran yang telah mengalahkan dunia: Iman kita” (1Yoh 5:4). Dengan cara demikian Ia mendorong para murid-Nya untuk memulai misi mereka yaitu : pergi ke seluruh dunia untuk mewartakan Injil berdasarkan iman, memberi kesaksian terutama dengan cara hidup kristiani yang baik. Sudahkah kita menjadi manusia yang beriman? Sudahkah hidup kita menjadi hidup yang pantas menjadi teladan bagi sesama?

 “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." (Kis 1:8). Menunjukkan bahwa tugas menjadi SAKSI Kristus (menyampaikan kebaikan Tuhan/ sukacita / kasih/ keselamatan, dll) adalah menjadi tugas untuk SEMUA orang yang menerima Tuhan dan harus disampaikan ke SEMUA orang tanpa pandang bulu (kaya-miskin/ sehat-sakit/ tua-muda, dari kelompok dan golongan manapun).

 Yesus berjanji untuk kembali “... Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga." (Kis 1:11). Yesus akan kembali ke dunia untuk kedua kalinya yaitu pada akhir jaman. Kedatangan yang tidak dapat di ramalkan oleh siapapun “Karena kamu sendiri tahu benar-benar bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam” (1Tes 5:2) dan nasehat untuk berjaga-jaga (artinya : tidak tidur rohani, tidak hidup dalam dosa, melayani Tuhan). Dalam hidup sehari-hari dipraketkan dengan cara : mengurangi berbuat kesalahan/ menjaga kebiasaan doa, beribadat, berkumpul bersama orang-orang seiman/ mewartakan kebaikan Tuhan dengan kita berbuat baik untuk orang lain, dll

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...